Pantun Cinta Romantis Untuk Kekasih

Pantun Cinta - Anda mungkin sudah tahu apa itu pantun, jika dijawa dikenal dengan Parikan. Ada banyak jenis pantun seperti pantun agama, kepahlawanan, pantun jenaka dan cinta dan sebagainya. Kali ini saya akan berikan contoh pantun cinta, terutama bagi sahabat yang saat ini sedang menjalin kasih. Dengan pantun ini diharapkan bisa jalinan kasih yang anda bangun bisa kian mesra.

Ungkapan cinta memng tidak selamanya diungkapkan dengan kata-kata yang tampak indah seperti puisi cinta, sms cinta tau untaian kata lainnya, tapi bisa bisa berbentuk pantun. Meski bagi sebagian orang khususnya mereka yang tidak biasa berpantun rangkaian kata dalam pantun ini tampak tida serius tapi sebenarnya memiliki arti mendalam untuk mengungkapkan perasaan.

Silahkan anda simak pantun cinta dibawah ini :

    Coba-coba menanam mumbang
    Moga-moga tumbuh kelapa
    Coba-coba bertanam sayang
    Moga-moga menjadi cinta

    Limau purut lebat dipangkal
    Sayang selasih condong uratnya
    Angin ribut dapat ditangkal
    Hati yang kasih apa obatnya

    Ikan belanak hilir berenang
    Burung dara membuat sarang
    Makan tak enak tidur tak tenang
    Hanya teringat dinda seorang

    Anak kera di atas bukit
    Dipanah oleh Indera Sakti
    Dipandang muka senyum sedikit
    Karena sama menaruh hati

    Ikan sepat dimasak berlada
    Kutunggu di gulai anak seberang
    Jika tak dapat di masa muda
    Kutunggu sampai beranak seorang

    Kalau tuan pergi ke Tanjung
    Kirim saya sehelai baju
    Kalau tuan menjadi burung
    Sahaya menjadi ranting kayu.

    Kalau tuan pergi ke Tanjung
    Belikan sahaya pisau lipat
    Kalau tuan menjadi burung
    Sahaya menjadi benang pengikat

    Kalau tuan mencari buah
    Sahaya pun mencari pandan
    Jikalau tuan menjadi nyawa
    Sahaya pun menjadi badan.  

 Itu saja yang bisa saya sharing untuk kali sedang utuk pantun lainnya akan diupdate p[ada kesempatan berikutnya atau bisa juga simak puisi cinta disini
Tags: Kata Mutiara

Disclaimer :

Komentar adalah tanggapan pribadi, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Isi komentar tidak mewakili pandangan dan kebijakan kami (erabaca.com). Pembaca bisa melaporkan komentar yang tidak etis berupa pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan golongan