Kakek Pacul Bawa Cangkul | Cerita Misteri Kota Jakarta

Kakek Pacul Membawa Cangkul Dan Nenek Gayung | Cerita Misteri Kota Jakarta. Sebuah kisah mistis kembali meyeruak dan membuat heboh masyarakat, anehnya peristiwa mistis itu muncul ditengah hingar bingar kota metropolitan Jakarta yang merupakan simbol kemajuan dan modernisasi eh, ternyata ada juga hantu yang membuat orang bertanya-tanya benarkah ada setan bisa bawa cangkul di tengah terang benderang lampu kota, atau mungkin ia berjalan diantara sibuknya masyarakat kota yang tidak berhenti beraktivitas...

Cerita mistis seperti itu memang sering terjadi bahkan banyak vidio video hantu yang selama ini beredar, seperti video hantu terseram di youtube, benar atau tidak tapi makhluk ghaib seperti hantu ini memang merupakan sebuah fenomena mistis yang diyakini banyak orang memang benar-benar ada. Setelah sebelumny ada Pocong Roxy kali ini ada hantu kakek cangkul dan nenek gayung yang menghebohkan di Jakarta timur.

Ada yang mengatakan bahwa munculnya cerita mistis kakek pacul ini sengaja dihembuskan oleh sebuah perusahaan film untuk memunculkan nama tokoh yang akan diangkat dalam film terbarunya dan tentu saja berkaitan dengan cerita mistis atau film horor terbaru yang selalu dinantikan banyak orang karena film seperti itu terbukti disukai berbagai kalangan bagai anak-anak maupun orang dewasa.

Disamping dugaan seperti itu ada juga yang mengatakan bahwa kemunculan kakek cangkul yang konon masih suami dari nenek gayung, sengaja muncul untuk mencari mangsa sebagai tumbal pembangunan Basway di Jakarta Timur, jika ini benar wah, serem banget ... Penasaran dengan cerita yang sebenarnya bisa anda lihat disini dua versi cerita dan ciri-ciri nenek gayung dan kakek pacul bawa cangkul yang saat ini tengah dibicarakan banyak orang
Tags: Misteri

Disclaimer :

Komentar adalah tanggapan pribadi, sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Isi komentar tidak mewakili pandangan dan kebijakan kami (erabaca.com). Pembaca bisa melaporkan komentar yang tidak etis berupa pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan golongan